Agama adalah Jalan Hidup yang Sesungguhnya

Agama adalah Jalan Hidup yang Sesungguhnya

Normalnya manusia Hidup di DUNIA ini selalu terdorong untuk mempertahankan Exsistensi hidupnya terlebih dahulu akan memenuhi kebutuhan fisiknya. Jika Sudah terpenuhi selanjutnya kebutuhan emosi seperti rasa cinta, kasih sayang, empati dan lainnya.

Kebutuhan EMosi ternyata sangat mudah di temukan  dalam paguyuban atau komunitas ke Agamaan. Karena Agama merupakan tempat yang subur untuk mempertemukan kebutuhan akan emosi dan harta benda duniawi.

Agama yang sebenarnya adalah Jalan Hidup agar manusia bisa mencapai tujuan hidupnya dengan benar malah kenyataanya kebanyakan menjadi sarana untuk meraih kekuasaan duniawi atau menjadi identitas golongan.

Agama Merupakan WUJUD DARI PERILAKU YANG BERNILAI.

Tiada agama kecuali diwujudkan dalam bentuk PERILAKU MULIA.

Nilai-nilai kebajikan itu TIDAK tergantung pada usia seseorang, artinya bisa saja usia muda namun Jiwa nya telah matang atau sebaliknya Usia sudah tua namun jiwa nya belum Matang masih saja seperti kanak-kanak.

Kunci dari kematangan Jiwa Adalah apakah sudah bisa memahami RASA . Bukan rasa di lidah atau sentuhan jasmani ya…Namun Rasa di sini Berkaitan erat dengan RASA BATIN, RASA HATI, Selanjutnya  SARI RASA Yang ada didalam kejiwaan. Rasa Yang terkandung dalam nasihat , pembicaraan atau perkataan. Rsa Juga berkaitan dalam wujud estetika dan etiket dalam pergaulan. Termasuk di dalamnya Rasa Juga adalah rahasia atau hal-hal yang bersifat maha Gaib

Agama yang sesungguhnya adalah menuntun manusia sehingga mampu menjadi manusia mulia, insan kamil atau manusia sempurna yang bisa kembali kepada NYA.

READ  Wasis dan Waskita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *