TATA KRAMA DALAM KEHIDUPAN

إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق

Sesungguhnya Aku (Nabi Muhammad) di utus untuk menyempurnakan akhlak. 

Orang yang tak memahami rasa kalau berbicara tanpa pertimbangan akal pikiran yang dalam. Yang dianggap benar adalah apa yang ia katakan dan yang ia lakukan. (merasa benar). Ia Tak mau dikatakan Bodoh.

Orang Yang telah waspada akan rasa tentu akan berbuat dan bertindak tanpa mengharapkan pujian. Yang dilakukan semata-mata untuk mencapai keluhuran hidup manusia.

Hamemayu Hayuning Bawono, Melestarikan Jagad yang sudah diciptakan sempurna oleh Tuhan Semesta Alam. inilah inti dalam agama Islam yang prinsip utamanya adalah menjadi Rahmat bagi semesta alam.

Ini lah tatakrama dalam kehidupan sebagai orang beragama Islam yakni  menjadi insan kamil atau janmo manungso (jalma manungso) bukan Janma sata yang berarti wujud manusia tetapi jiwanya masih seperti kehidupan hewan.

Prinsip penegakan Amal Saleh adalah menjaga dan memelihara bumi ini agar tidak terjadi kerusakan padanya.

Tahukah kawan ini ayat nyata terjadi bukan hanya sindiran semata :

QS ALQUR’AN : 2 , 11-12

Dan bila dikatakan kepada mereka : janganlah kamu membuat kerusakan di bumi , mereka menjawab : ” Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang mengadakan perbaikan “.

Ingatlah , sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar”.

Kesadaran dalam arti  terangnya hati dan pikiran untuk tidak berani berbuat yang MERUGIKAN orang lain maupun Dirinya sendiri.

SADAR Sejatinya Manusia  adalah  selalu terdorong untuk membahagiakan orang laindan selalu menjauhkan diri dari hal-hal yang menimbulkan penderitaan bagi orang lain.

READ  Agama itu Kebajikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *